Today:23 September, 2020

Tanpa Biaya Tambahan, Gojek Uji Coba Sekat Pelindung di Masa Normal Baru

Gojek Ujicoba Sekat Pelindung Header.

Gadgetren – Layanan roda-dua GoRide telah kembali beroperasi di DKI Jakarta pada masa PSBB Transisi dan mulai minggu ini melakukan uji coba penggunaan sekat pelindung untuk menghindari droplet yang menjadi salah satu cara penyebaran virus Corona.

Sebelumnya, sekat pelindung juga telah dipasangkan pada armada roda-empat GoCar. Fasilitas yang menjadi bagian dari inovasi kesehatan Gojek ini merupakan standar baru layanan Gojek, sehingga pengguna dan mitra tidak dikenakan biaya tambahan.

Sejalan dengan ketentuan Pemerintah, Gojek mewajibkan mitra driver dan penumpang menggunakan masker selama perjalanan serta menggunakan helm dengan benar. Para mitra diminat membawa hand sanitizer dan melakukan disinfeksi kendaraan secara rutin serta membatasi operasional GoRide di area yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal.

Shinto Nugroho selaku Chief of Public Policy and Government Relations Gojek menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk dukungan Gojek terhadap upaya Pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan aspek kesehatan.

“Gojek sepakat dengan Pemerintah bahwa bagaimanapun keamanan, kesehatan, dan kebersihan harus tetap menjadi perhatian utama di masa pandemi ini. Lewat uji coba sekat pelindung di GoRide ini, kami mencari solusi teraman bagi mitra kami sehingga dapat tetap membantu masyarakat untuk bermobilitas sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya kepada tim Gadgetren melalui keterangan tertulis (10/06/2020).

Shinto menambahkan pihaknya akan meneruskan masukan yang mereka dapat di lapangan dari mitra driver maupun penumpang selama uji coba ini. Dengan begitu nantinya akan tercipta suatu standar yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan nyata setelah ditinjau dari aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan saat berkendara di jalan.

Sekat-Pelindung-Gocar

Mengapresiasi inovasi serta kehati-hatian Gojek dalam menyiapkan layanan transportasi yang aman, Ahmad Yani selaku Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengatakan bahwa protokol kesehatan yang ketat merupakan kunci keberhasilan agar masyarakat bisa melewati masa transisi menuju masyarakat yang sehat, aman, dan produktif.

Menurutnya inisiatif seperti ini akan membuat masyarakat merasa aman untuk menggunakan layanan GoRide di masa pandemi, dimana langkah-langkah ekstra sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Sekat-Pelindung-GoRide.

Sekat pelindung pada GoRide ini akan diimplementasikan secara bertahap di kota-kota operasional utama di Indonesia. Sebanyak 15.000 sekat pelindung pada GoCar pun akan siap dipasang secara bertahap mulai pertengahan Juni 2020, setelah sebelumnya terpasang pada lebih dari 1.000 armada di Jakarta dan Semarang.

Di luar penerapan sekat pelindung pada layanan transportasi, protokol kesehatan juga telah tersedia mencakup layanan Gojek lainnya sebagai standar baru yang memprioritaskan keamanan, kesehatan, dan kebersihan seluruh pengguna serta mitra saat beraktivitas.

Protokol-protokol tersebut meliputi tampilan status suhu tubuh dan kebersihan kendaraan di aplikasi, 130 Posko Aman Gojek di 16 kota besar, titik pencegahan COVID-19 di sejumlah area strategis, kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan Pesan Pengingat Kesehatan di aplikasi.

Share