Today:31 May, 2020

10 Penyebab Hidung Tersumbat & Cara Mengatasinya

Hidung tersumbat adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Meski kondisi ini jarang menimbulkan masalah yang serius, ini adalah kondisi yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Hidung tersumbat bisa terjadi ketika pembuluh darah di dalam hidung meradang dan membengkak. Selain itu, drainase lendir yang berlebih juga dapat menyebabkan hidung tersumbat. Berikut ini adalah berbagai penyebab hidung tersumbat lainnya yang harus Anda pahami. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

penyebab-hidung-tersumbat-doktersehat

Penyebab Hidung Tersumbat

Pada dasarnya penyebab hidung tersumbat memiliki banyak faktor seperti pilek, flu, dan alergi. Kondisi ini terjadi ketika selaput yang melapisi hidung meradang dan iritasi. Terkadang hidung tersumbat dan berair dapat disebabkan oleh iritasi seperti asap tembakau dan asap kendaraan. Kondisi ini disebut rhinitis non-alergi atau rhinitis vasomotor. Pada banyak kasus, hidung tersumbat juga bisa disebabkan oleh tumor.

Meski begitu, dalam banyak kasus, hidung tersumbat hanya masalah yang terjadi sementara dan bukan kondisi serius. Berikut adalah berbagai kondisi lain yang menjadi penyebab hidung tersumbat, di antaranya:

1. Infeksi Virus

Penyebab hidung tersumbat yang pertama dan paling umum adalah infeksi virus. Infeksi virus menyebabkan seseorang mengalami pilek. Terdapat beberapa virus yang dapat menyebabkan pilek, rhinovirus adalah salah satu virus paling umum. Selain hidung tersumbat, pilek juga dapat menyebabkan bersin, sakit tenggorokan, dan batuk.

2. Rhinitis Alergi

Penyebab hidung tersumbat berikutnya bisa disebabkan oleh rhinitis alergi. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap suatu zat yang biasanya tidak berbahaya. Pemicu umum dari rhinitis alergi termasuk serbuk sari, debu, dan bulu hewan peliharaan.

Selain hidung tersumbat, gejala lain yang mungkin terjadi adalah bersin, hidung meler, dan mata gatal. Tidak jelas mengapa beberapa orang mengembangkan kondisi ini, namun memiliki riwayat keluarga alergi merupakan faktor risiko yang meningkatkan kondisi ini.

3. Rhinitis pada masa Kehamilan

Kehamilan memengaruhi banyak bagian tubuh, salah satunya adalah hidung. Selama kehamilan, hormon progesteron dan estrogen akan meningkat. Peningkatan hormon seiring dengan peningkatan aliran darah dapat menyebabkan pembengkakan selaput lendir di dalam hidung. Gejala yang mungkin terjadi adalah hidung tersumbat dan bersin.

4. Rhinitis Atrofi

Rinitis atrofi terjadi ketika ada penipisan dan pengerasan selaput lendir di dalam hidung. Jaringan yang menipis memudahkan bakteri untuk tumbuh dan menyebabkan infeksi.

5. Demam

Hidung tersumbat bisa terjadi jika Anda mengalami demam. Gejala demam biasanya muncul setelah Anda terpapar alergen. Alergen dapat di dalam ruangan atau di luar ruangan. Beberapa bentuk alergen adalah serbuk sari, jamur, bulu hewan, asap rokok, atau parfum.

Alergen akan membuat sistem kekebalan tubuh secara keliru mengidentifikasi zat tersebut sebagai sesuatu yang berbahaya. Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi untuk menjaga kondisi tubuh. Antibodi memberi sinyal pada pembuluh darah untuk melebar dan menghasilkan senyawa kimia seperti histamin yang menyebabkan inflamasi. Kondisi inilah yang membuat seseorang menjadi demam.

6. Sinusitis

Sinusitis kronis ternyata bisa menjadi penyebab hidung tersumbat. Kondisi ini terjadi ketika pembengkakan dan peradangan terjadi pada sinus selama tiga bulan atau lebih. Selain itu, kondisi ini juga menganggu cara lendir mengalir, sehingga membuat hidung tersumbat. Area sekitar mata juga mungkin terasa bengkak.

Selain sinusitis kronis, penyebab hidung tersumbat juga bisa terjadi akibat sinusitis akut. Kondisi ini sebagian besar disebabkan oleh flu biasa. Sebagian besar kasus sembuh dalam seminggu hingga 10 hari dengan pengobatan rumahan.

7. Deviasi Septum

Deviasi septum adalah suatu kondisi di mana nasal septum—dinding tipis yang membagi rongga hidung menjadi dua mengalami kebengkokan. Kondisi ini bisa menjadi penyebab hidung tersumbat. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki semacam ketidaksejajaran dengan nasal septum, namun ketidaksejajaran parah lah yang menyebabkan masalah pernapasan yang signifikan.

8. Polip Hidung

Polip hidung adalah tumor jinak (non-kanker) yang tumbuh dari lapisan hidung atau sinus. Polip ini biasanya terjadi di saluran hidung kanan dan kiri dan menghalangi aliran udara. Kondisi ini dapat membuat hidung terasa pengap dan dapat mengurangi indra penciuman.

Meskipun sering terjadi tanpa alasan yang jelas, polip hidung dapat terjadi akibat peradangan kronis pada lapisan hidung. Seseorang dengan rhinitis alergi lebih mungkin mengembangkan kondisi ini. Selain itu, polip hidung biasanya berkembang pada anak-anak dengan fibrosis kistik.

9. Occupational Asthma

Occupational asthma adalah jenis asma yang disebabkan akibat menghirup asap kimia, gas, debu atau zat lain di lingkungan. Kondisi ini dapat terjadi akibat paparan zat yang membuat tubuh meresponnya sebagai alergi atau zat beracun yang mengiritasi.

10. Respiratory Syncytial Virus (RSV)

RSV adalah kondisi yang menyebabkan infeksi paru-paru dan saluran pernapasan. Kondisi ini banyak terjadi pada anak-anak usia 2 tahun. Meski begitu, virus ini juga bisa menginfeksi orang dewasa. RSV memiliki gejala yang ringan dan biasanya menyerupai flu biasa.

Meski begitu, RSV dapat menyebabkan infeksi parah pada bayi prematur, lansia, seseorang dengan penyakit jantung, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Setelah Anda mengetahui berbagai penyebab hidung tersumbat seperti di atas, hal penting lainnya yang harus Anda ketahui adalah bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan, di antaranya:

  • Membilas Bagian Dalam Hidung

Bilas bagian dalam hidung bisa dilakukan dengan nasal irrigation kit atau neti pot. Cara ini efektif untuk membersihkan lendir dan membuat pernapasan lebih lancar. Air untuk membilas terdiri dari 1 cangkir air hangat, sedikit soda kue, dan setengah sendok teh garam. Guna mendapatkan hasil yang terbaik, lakukan pembilasan 1 hingga 2 kali sehari.

Cara mengatasi hidung tersumbat ini bisa dilakukan dengan mandi air panas atau mengonsumsi secangkir teh panas. Uap dapat mengencerkan lendir dan membantunya mengalir dari hidung. Selain itu, Anda juga bisa menuangkan air mendidih ke dalam mangkuk, kemudian tutup kepala dengan handuk serta condongkan badan ke mangkuk, kemudian hirup uapnya. Cara ini bisa dilakukan tiga hingga empat kali sehari.

  • Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Cara mengatasi hidung tersumbat berikutnya yang paling mudah dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Minum banyak cairan akan mengencerkan lendir, dimana hal itu bisa membantu mencegah penyumbatan sinus.

  • Menggunakan Nasal Saline Spray

Ini adalah semprotan yang mengandung air asin, dimana hal itu akan membantu menjaga hidung supaya tidak kering.

Humidifier digunakan untuk menambah kelembapan udara, membantu memecah lendir, dan meredakan saluran hidung yang meradang. Namun, jika Anda menderita asma, konsultasikan dengan dokter  sebelum menggunakan pelembap udara.

Obat ini membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung dan meredakan sesak dan tekanan sinus.

Jika alergi menjadi penyebab hidung tersumbat dan tekanan sinus, mengendalikannya akan mengurangi gejala. Cari obat alergi yang memiliki antihistamin untuk meredakan ingus dan bersin bersama dengan dekongestan.

Meskipun obat penghilang rasa sakit tidak mengatasi hidung tersumbat, obat seperti acetaminophen, ibuprofen, dan naproxen dapat meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh tekanan sinus.

 

  1. De Pietro, MaryAnn, CRT. 2017. How to get rid of a stuffy nose: Ten possible treatments. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313808. (Diakses pada 24 Maret 2020).
  2. Moore, Kristeen. 2019. What Causes a Stuffy Nose?. https://www.healthline.com/health/nasal-congestion. (Diakses pada 24 Maret 2020).
  3. Nasal congestion. https://www.mayoclinic.org/symptoms/nasal-congestion/basics/causes/sym-20050644. (Diakses pada 24 Maret 2020).
  4. 5 Ways to Get Rid of a Stuffy Nose. https://www.webmd.com/cold-and-flu/5-ways-get-rid-stuffy-nose. (Diakses pada 24 Maret 2020).
  5. How to Treat Nasal Congestion and Sinus Pressure. https://www.webmd.com/allergies/sinus-congestion#1. (Diakses pada 24 Maret 2020).

Share
x